sidoarjoterang.com -
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Tulangan terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Langkah konkrit ini diwujudkan dengan melakukan monitoring, peninjauan, serta pengecekan intensif kesiapan tanaman jagung di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang diterjunkan langsung oleh jajaran Polsek Tulangan bersama Bhabinkamtibmas ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto demi mewujudkan swasembada pangan yang mandiri dan berkelanjutan.
Dalam peninjauan tersebut, petugas memeriksa langsung lahan pertanian jagung seluas 0,75 hektare yang dikelola secara produktif oleh H. Eli Budidoyo bersama kelompok tani Desa Kemantren. Tanaman jagung yang kini telah memasuki usia sekitar 40 hari itu diprediksi bakal siap panen secara massal pada usia 75 hari.
Kapolsek Tulangan AKP Rizki Arif Prabowo, mewakili Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, menegaskan bahwa monitoring ini dilakukan secara berkala untuk memastikan kesiapan lahan serta memantau perkembangan tanaman agar tumbuh optimal.
"Polri hadir langsung di tengah masyarakat sebagai penggerak ketahanan pangan. Melalui program 'Polisi Cinta Petani', kami memberikan dukungan penuh, motivasi, sekaligus pendampingan agar pengelolaan lahan produktif ini bisa berjalan maksimal hingga masa panen tiba," ujar AKP Rizki Arif Prabowo.
Bukan sekadar mengecek kondisi fisik tanaman, kehadiran Polri di hamparan hijau ini juga untuk membakar semangat para petani penggarap. Polsek Tulangan mendorong masyarakat agar terus jeli memanfaatkan setiap lahan produktif demi sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
Keberhasilan tata kelola pertanian di Desa Kemantren ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi (role model) bagi kelompok tani di desa-desa lain di wilayah Sidoarjo untuk melakukan langkah serupa.
Menurut AKP Rizki Arif, kunci utama dari kesuksesan program ini adalah kolaborasi yang solid di tingkat akar rumput. Dukungan dari pemerintah desa serta sinergi yang kuat bersama kelompok tani lokal dinilai menjadi faktor krusial untuk mendongkrak hasil pertanian sekaligus memperkokoh ketahanan pangan di tingkat desa.