sidoarjoterang.com -
Pertumbuhan tanaman jagung milik petani binaan di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, terpantau normal saat Bhabinkamtibmas Polsek Jabon melakukan pengecekan langsung ke lahan pertanian, Jumat (14/8/2026).
Pemantauan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Aiptu Heru Daswanto dan Briptu Achmad Dody Yusuf, S.H. Keduanya mendatangi lahan jagung untuk melihat kondisi tanaman sekaligus perkembangan budidaya yang sedang dijalankan petani.
Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung tumbuh dalam kondisi normal. Petani juga mulai menyiapkan tahapan pemupukan dengan cara menebarkan pupuk pada lahan.
Tahap pemupukan menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan tanaman jagung. Ketersediaan unsur hara yang cukup diperlukan agar tanaman dapat terus berkembang hingga memasuki masa panen. Karena itu, pemantauan kondisi lahan sejak masa pertumbuhan menjadi perhatian tersendiri bagi petani.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian juga membuat komunikasi dengan petani tidak hanya berlangsung melalui laporan, tetapi dilakukan dengan melihat kondisi tanaman secara langsung. Dari situ, perkembangan tanaman dapat diketahui lebih jelas, termasuk tahapan perawatan yang sedang dilakukan.
Bagi petani, kondisi tanaman yang tumbuh normal menjadi kabar baik karena menunjukkan proses budidaya sejauh ini berjalan sesuai harapan. Namun, perawatan tetap perlu dilakukan secara rutin agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu sampai memasuki masa panen.
Pemantauan tersebut sekaligus memperlihatkan peran personel kepolisian yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat di tingkat desa. Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga komunikasi terkait keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mengikuti perkembangan kegiatan pertanian warga yang berkaitan dengan ketersediaan pangan.
Jagung menjadi salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai penting bagi kebutuhan pangan. Selain sebagai bahan konsumsi, hasil jagung juga banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan pakan. Karena itu, keberhasilan petani menjaga produktivitas lahan turut berpengaruh terhadap ketersediaan bahan pangan dan aktivitas ekonomi di tingkat masyarakat.
Pendampingan di tingkat desa menjadi semakin penting ketika pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pangan dan penguatan swasembada pangan. Upaya tersebut pada akhirnya tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga pada keberhasilan petani mengelola lahan mereka secara konsisten.
Dari lahan jagung di Trompoasri, proses tersebut berjalan melalui pekerjaan yang sederhana tetapi menentukan: merawat tanaman, memastikan kebutuhan pupuk terpenuhi, dan memantau pertumbuhan hingga siap dipanen.
Selain kondisi pertanian, situasi keamanan di wilayah Kecamatan Jabon selama kegiatan berlangsung juga terpantau aman dan kondusif.
Pemantauan lahan jagung oleh personel Polsek Jabon menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan petani sekaligus memastikan perkembangan tanaman dapat terus diketahui. Ketika tanaman tumbuh baik dan petani mendapat perhatian di lapangan, harapan terhadap produksi pangan yang berkelanjutan pun semakin terbuka.