sidoarjoterang.com -
Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan Polresta Sidoarjo dan jajaran. Salah satunya dilakukan Polsek Balongbendo dengan meninjau langsung pengelolaan lahan jagung hibrida di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (14/4/2026).
Kapolsek Balongbendo dan anggota melakukan pengecekan, peninjauan, serta pemantauan lahan jagung jenis perkasa hibrida yang menjadi bagian dari program swasembada pangan.
Lahan seluas 3.000 meter persegi milik Pondok Pesantren Mambaul Ulum yang dikelola petani setempat, Tohirin, menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman jagung yang ditanam serentak sejak Januari 2026. Rencananya, panen akan dilaksanakan pada 30 April 2026.
Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono menjelaskan bahwa keterlibatan Polisi cinta petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan motivasi serta dukungan kepada petani agar pengelolaan lahan dapat berjalan optimal hingga masa panen.
“Pemanfaatan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif kini diolah menjadi lahan pertanian jagung yang dikelola secara intensif. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat mampu mendorong ketahanan pangan di wilayah,” ujar Kompol Sugeng.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya Polri sebagai penggerak masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan berbasis lokal. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan secara maksimal.
Dari hasil kegiatan tersebut, lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini siap ditanami dan dirawat hingga masa panen. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Balongbendo juga dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.
Dengan langkah berkelanjutan ini, Polresta Sidoarjo berharap program swasembada jagung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.